Batu Andesit Desa Wadas

Desa Wadas, Batu Andesit & Bendungan Bener – Beberapa waktu yang lalu, hangatnya pemberitaan tentang proyek bendungan bener. Beberapa warga wadas yang berada di sekitar proyek menolak penambangan batu andesit yang akan digunakan sebagai material utama untuk pembangunan bendungan bener, karena penambangan tersebut akan berdampak pada mata pencaharian warga serta akan menggangu topografi desa yang berada di ketinggian dan rawan longsor, begitu juga dengan mata air yang menjadi sumber kehidupan bagi warga dan sekitarnya.

Profil Desa Penghasil Andesit

Desa wadas berada di ketinggian 213 – 258 mdpl dengan luas 405.820 hektar dan tercatat sebagai lahan yang memiliki keanekaragaman hayati. Komoditas pertahun dari desa wadas diantaranya sengon, cengkeh, petai, cabai, jati, kapulaga, karet, akasia, mahoni, pisang, kelapa dan aren. Warga desa wadas memiliki pengelolaan masyarakat yang baik, tercatat sebagai desa pertama yang melunasi PBB pada tahun 2017 dan hampir seluruh siswa tingkat SD dari desa ini memperoleh beasiswa dari PEMKAB Purworejo. Selain itu, Pasal 54 PERDA Kabupaten Purworejo Nomor 27 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purworejo Tahun 2011-2031, Kecamatan Bener termasuk Desa Wadas, ditetapkan sebagai kawasan untuk perkebunan, utamanya cengkeh, kopi robusta, aren, dan kakao.

Baca Juga : Batu Andesit Dinding

Tambang Batu Andesit Dan Bendungan Di Desa Wadas

Berjarak sekitar 10-12KM dari lokasi pembangunan bendungan, desa ini menjadi sangat potensial untuk tambang batu alam andesit. Kementerian ESDM pada 2020 tercatat bahwa cadangan terkira batuan andesit di Indonesia mencapai 18,98 miliar ton dan cadangan terbukti mencapai 262,7 juta ton, super banyak kan?.

Batu alam andesit yang berada di wadas sendiri diperkirakan mencapai 40 juta meter kubik, sedangkan untuk proyek pembangunan bendungan bener memerlukan sekitar 8,5 juta meter kubik batu alam andesit. Bendungan ini akan menampung air kurang lebih 100juta meter kubik untuk menopang PLTA dengan nilai proyek Rp.2.06 triliun.

Batu alam hadir dalam berbagai jenis dan dapat menyesuaikan diri dengan beragam gaya desain. Batu andesit, dengan kesan modern dan kuat, dapat menjadi pilihan untuk rumah bergaya kontemporer, sementara batu paras jogja memberikan nuansa tradisional dan hangat.

Baca Juga : Jual Batu Andesit Basalto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *